Welcome to Mahesa Jundulloh: Al Qur'an | Mahesa Jundulloh | Islam | Statistics

Quote

"A happiness is a simple thing to feel. It just needs your sincerity to all you have"
Showing posts with label Al Qur'an. Show all posts
Showing posts with label Al Qur'an. Show all posts

Thursday, July 6, 2017

NASYID COVER - MENANGIS KASIH (RAIHAN)

Nasyid Cover
Judul Nasyid: Menangis Kasih
Dipopulerkan oleh Raihan
Cover by me, Mahesa Jundulloh

Follow my IG: @mahesajundulloh



Tuesday, December 22, 2015

My Deep Prayer - Mahesa Jundulloh

This is my single nasyid song:
http://musikpositif.com/index.php?a=track&id=846

Nasyid Tittle: My Deep Prayer
Vocal: Hendra Prasetya (Mahesa Jundulloh)
Lyrics: Hendra Prasetya (Mahesa Jundulloh)
Composer: Hendra Prasetya (Mahesa Jundulloh)


Production House: Studio Bambu
Music Arranger: Diki (Fatih Nada)

Lagu ini merupakan single nasyid perdana dan mendapatkan penghargaan sebagai TOP 10 Soundtrack 'Ketika Mas Gagah Pergi' The Movie.

Saturday, October 24, 2015

RENUNGAN PAGI 

Beginilah video tentang secuil kisah adik2 kecil kita di Syria..
Memunguti sisa roti di jalanan..


Saat ditanya, "pesan apa yang ingin kamu sampaikan pada dunia yang telah memisahkan kalian?"
Mereka menjawab, "Tidak ada... Mereka semua telah meninggalkan kita.. Tidak ada yang tinggal bersama kita"

Ya Rabb... Apa yang akan kami jawab kelak dihadapan-Mu saat mereka bertanya, "dimana umat muslim lain saat musibah menimpaku?"

Tuesday, October 13, 2015

Tilawah QS. Azzumar: 1-3 by Mahesa Jundulloh


تَنۡزِيۡلُ الۡكِتٰبِ مِنَ اللّٰهِ الۡعَزِيۡزِ الۡحَكِيۡمِ‏ 
(39:1) The revelation of this Book is from Allah, the Most Mighty, the Most Wise.1
1. This is a brief introduction to the Surah which only stresses the point that the Quran is not Muhammad’s (peace be upon him) word, as the disbelievers assert, but it is Allah’s Word, which He Himself has sent down. Along with this, two of Allah's attributes have been mentioned to warn the listeners of two realities so that they do not underestimate this Word but understand its full importance: (1) That Allah Who has sent it down, is All-Mighty; that is, He is so powerful that no power can prevent His will and decisions from being enforced and none can dare resist Him in any way. (2) That He is All-wise; that is, the guidance He is giving in this Book, is wholly based on wisdom, and only an ignorant and foolish person can turn away from it. (For further explanation, see (E.N. 1 of Surah As-Sajdah).

Tuesday, October 6, 2015

UNTUKMU SANG MUROBBI


Ditulis oleh: Hendra P (Mahesa Jundulloh)
Blog: mahesajundulloh.blogspot.com

Agenda mentoring serempak ke-2 untuk mahasiswa baru pada Ahad lalu diisi dengan nonton film "Sang Murobbi" bersama. Agak berbeda memang dengan Mentoring ke-1 dua pekan lalu yang diisi Cyber Motivation. 

Agenda dimulai dengan briefing pagi dari pembina untuk para mentor. Setelah itu baru dilanjutkan dengan agenda menonton film "Sang Murobbi" dan mentoring. 

Ada satu cerita menarik yang semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita. Berikut ceritanya. 

Di kampus ini hampir semua mahasiswa berasal dari keluarga berada memang. Gadget mereka saja saya perhatikan bermerk "gambar apel dengan sedikit gigitan". Mahasiswa, baik mahasiswa baru maupun senior, ke kampus pun banyak sekali yang bermobil. Jarang yang mengenal "angkot". Belum lagi tidak terbayang mahalnya biaya pendidikan di kampus ini

Salah satu peserta mahasiswa baru muslim yang alhamdulillah mau ikut Mentoring, anggap saja bernama dik Fulan, juga sama. Dia berasal dr salah satu sekolah negeri di Jakarta. Ayahnya saat ini menetap di Hong Kong, bekerja di salah satu Bank BUMN dan mendapat tugas penempatan di sana. Dik Fulan tinggal di salah satu bangunan semacam apartemen mahasiswa mewah yang disediakan kampus. Saya coba bandingkan, mungkin biaya kumulatif 2 tahun untuk kosan di Bogor setara dengan biaya bulanan untuk sewa tinggal di situ.

Sebelum acara Mentoring dimulai, para mentor mengikuti briefing terlebih dahulu oleh pembina (Pak R. Saleh) dan juga oleh saya. Kami membuat lingkaran kecil di bagian kiri Musholla. Sebenarnya apa yang disampaikan Pak Saleh dalam briefing sudah cukup membangunkan gelora dakwah. Apa yang Beliau sampaikan adalah tentang niat dan reorientasi menjadi mentor. Tujuannya untuk membangkitkan semangat mereka yang sepertinya sudah mulai kendor. 

Saya tak kuasa sebetulnya ketika diberi kesempatan oleh Pak Saleh untuk memberikan sedikit pengantar dalam briefing itu. Sudah cukup rasanya apa yang beliau sampaikan menjadi pengingat para mentor.
Saat kalimat pertama keluar dr lisan saya, air mata saya sudah berlinang dan jatuh dari pelupuk mata. Sebetulnya malu harus menangis di depan mereka. Sudah coba saya, tapi akhirnya tak terbendung juga. Salah satu mentor yang hadir juga turut berderai air mata. Kami larut dalam keharuan.

Saat itu yang saya bayangkan adalah sosok seorang murobbi yang sampai sekarang masih melekat betul di ingatan saya. Murobbi saya saat di Bogor, dimasa-masa awal saya mengenal tarbiyah. Lebih tepatnya saat saya masih tingkat2 awal kuliah. Sebut saja Beliau adalah ustadz Nurhalim, Lc. Beliau saat ini sedang melanjutkan pendidikan di negeri 2 Benua.

Wednesday, September 9, 2015

Para Penjaga Wahyu - Film Penghafal Al-Qur'an



Menghafalkan Al-Qur'an butuh tekad yang kuat. Lewat film ini kita mendapatkan beberapa resep dari para ustadz dan santri Griya Qur'an soal bagaimana menghafal Al-Qur'an.

Semoga Allah selalu memudahkan jalan kita untuk dekat dengan-Nya :)

Presented by WANT Production @filmmakermuslim & Griya Qur'an

in Association with Zanetta Production

Monday, July 13, 2015

KEDUDUKAN MASJID AL-AQSHA MENURUT AL-QUR’AN DAN AL-HADITS

Oleh : Ali Farkhan Tsani

 
 
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman di dalam Surat Al-Isra ayat pertama yang berbunyi:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ءَايَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Artinya : “Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada waktu malam dari Masjid Al-Haram ke Masjid Al-Aqsha yang diberkahi sekelilingnya untuk Kami perlihatkantanda-tanda kekuasaan Kami, bahwasanya Dia itu Maha Mendengar dan Maha Melihat“. (Q.S. Al-Isra / 17 : 1).

Berdasarkan ayat tersebut, Allah menempatkan Kedudukan Masjid Al-Aqsha sebagai :
1) Nama yang diberikan langsung oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
2) Merupakan tempat singgah Isra Mi’raj Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
3) Merupakan tempat yang diberkahi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Saturday, May 30, 2015

Ukhuwah Islamiyah Begitu Indah Berbau Surga


 ~sebuah kisah nyata~

By Mahesa Jundulloh 
Kamis, 27 November 2014

Tersebutlah seorang pemuda, anggap saja bernama akh Parlan. Usianya masih belia. Tak ada yang berbeda dengan kebanyakan anak muda Jakarta. Tampilannya masih seperti mahasiswa, tapi tampilan bisa saja menipu bukan? Kadang dan kerapkali dia memakai celana jeans dan mengenakan tas ransel hitam.

Waktu menunjukan pukul tujuh malam. Akh Parlan rupanya baru pulang dari sebuah kampus ternama, kampus perjuangan di kota Depok. Usut punya usut ia baru saja selesai menghadiri acara talkshow dengan Pembicara Ustadz Efendi Antar, Lc (Ketua Badan Perwakilan Tahfidz Al Qur'an Internasional di Indonesia) dan Ustadzah Sarmini, Lc (Doktor, alumnus International University of Africa dan penulis buku "Alhamdulillah Balitaku Khatam Qur'an").

Ternyata kondisi fisiknya yang masih lunglai akibat sakit tak menyurutkan langkahnya untuk beranjak dari pembaringannya menuju tempat menuntut ilmu. Ilmu yang benar-benar sedang ia azamkan untuk dapat dihimpun, dipelajari dan diterapkan, yakni ilmu tentang mengapa seorang muslim harus banyak berinteraksi dengan Al Qur'an.

Sebagai pengguna setia moda transportasi umum, akh Parlan ini merasa menikmatinya. Bukan hanya agar ia punya banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang lain dan mempelajari bagaimana seharusnya bermuamalah, dia selalu ingin menemukan banyak momen yang penuh ibroh yang bisa ia jadikan inspirasi tulisan atau bahkan agar waktu perjalanannya dapat ia gunakan untuk menghafal atau membaca Al Qur’an atau kitab lainnya.

Wednesday, May 27, 2015

Kisah Abdillah Onim, Bukti Nyata Pertolongan Allah untuk Relawan Indonesia di Palestina

Tak sengaja pada 23 November 2014 malam, pukul 21:57 waktu Indonesia, atau 17.00 waktu Palestina, penulis mendengarkan siaran radio di channel *** FM Jakarta. Siaran yang tengah berlangsung adalah live Interview bersama seorang mujahid asal Indonesia, Abdillah Onim.

Ya benar. Adillah Onim. Jurnalis asal bumi pertiwi yang menafkahkan jiwanya di negeri jihad, negeri yang diberkahi Allah SWT, negeri bersejarah nan suci  bagi umat muslim, negeri Palestina. Sebagian dari kita mungkin sudah mengetahui bahwa beliau hingga detik ini masih gigih mendedikasikan dirinya menjadi uluran tangan bangsa Indonesia untuk menghimpun informasi terkini dari Palestina.

Dalam live interview kali ini, penulis mencoba mengutip salah satu cerita sarat makna yang beliau sampaikan. Sebuah cerita yang makin memantapkan keyakinan kita akan firman Allah seperti yang termaktub dalam Al Quran, Surah Muhammad ayat 7 yang berbunyi,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad: 7)

ODAMINOA, Komunitas Penghafal Al Quran di Grup Whatsapp


Latar Belakang ODAMINOA

Menjadi seorang Hafidz atau Hafidzah Al Qur`an mungkin dirasa hanya impian belaka terutama bagi muslimin atau muslimah yang tidak ada background pendidikan dari lembaga Tahfidz Qur`an, dari keluarga yang kurang berinteraksi dengan Al Qur`an, atau bahkan bagi mereka yang sudah berusia tak lagi remaja sehingga dirasa terlambat untuk menghafal Al Qur`an. Belum lagi ketakutan-ketakutan yang bergelayut di alam bawah sadar seperti keyakinan absurd bahwa menghafal Al Qur`an adalah hal yang sangat sulit dilakukan ditengah aktivitas yang begitu padat atau ketakutan bahwa seorang hafidz Al Qur`an mempunyai tanggung jawab berat yang harus dipikul hingga kelak di hadapan Allah SWT.

Tema postingan apa yang perlu diperbanyak?